Doa Untuk Pengantin Baru Sesuai Ajaran Islam

AkhbarIslam.com-Pernikahan adalah ibadah yang begitu suci dan mulia, di dalam agama islam sendiri pernikahan digambarkan dengan kata mitsaqan ghalizha, yaitu janji yang sangat agung. Baiklah disini kami akan membahas tentang Doa Untuk Pengantin Baru Sesuai Ajaran Islam.
Pernikahan tidak hanya mempersatukan dua insan laki-laki dan perempuan saja, akan tetapi juga dengan kedua keluarga.
Doa Untuk Pengantin Baru Sesuai Ajaran Islam
Doa Untuk Pengantin Baru Sesuai Ajaran Islam

Doa Untuk Pengantin Baru Sesuai Ajaran Islam

Maka jelasklah, restu dan juga ridho dari kedua orang tua adalah sesuatu yang harus dipatuhi dan diperhatikan.
Oleh karenanya, doa yang paling penting adalah doa dari wali dari masing-masing mempelai agar berkahnya pernikahan yang dijalani. Semoga senantisa Allah Subhanahu wa ta’ala melimpahkan rahmatNya untuk kita semua.
Sebaik-baiknya doa, adalah doa yang sesuai sunnah yaitu sesuai tuntunan Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Barangkali, diantara kita ada yang memberikan ucapan selamat kepada pengantin dengan ucapan doa pula.
Meskipun ucapan untuk pernikahan pengantin baru tersebut mengandung doa didalamnya, masih menjadi kebiasaan orang pada umumnya memberikan ucapan doa di dalam bahasa Indonesia atau dengan bahasa inggris.

Tidak salah, namun jika ada yang lebih baik. Maka kita ambil yang sebaik-baiknya tersebut, yaitu doa pernikahan untuk pengantin baru sesuai yang telah Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam ajarkan kepada umatnya.

Dahulu, di masa kenabian Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam, masih ada doa yang baik tetapi tidak dianjurkan. Doa tersebut adalah “Semoga bahagia dan banyak anak.” Ternyata doa tersebut tidak ‘disetujui’ oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam.
Doa untuk pernikahan pengantin baru yang lebih baik itu adalah, doa ini adalah hadits yang diriwayatkan oleh Abu hurairah,
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
“Barakallahu laka, wa baraka ‘alayka wa jama’a baynakuma fii khayr.”
Artinya: “Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik ketika senang maupun susah dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan.”
(HR. Abu Dawud)
Itulah doa yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam kepada kita umat beliau. Mendoakan untuk keberkahan kepada pengantin. Kenapa berkah? Karena berkah itu berarti tetap berada pada jalur yang benar dalam keadaan apapun.
Berkah itu, bukan susah dan senangnya, tetapi sabar dan syukurnya, bukan miskin atau kayanya, tetapi jihad dan shadaqahnya begitu seterusnya. 
Selain itu ada doa-doa lain yang dianjurkan untuk diucapkan setelah menyantap makanan dalam menghadiri penikahan, Doa tersebut adalah:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ، وَارْحَمْهُمْ، وَبَاِرِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ
Ya Allah, ampunilah mereka, sayangilah mereka dan berkahilah mereka pada apa-apa yang Engkau karuniakan kepada mereka” (HR. Ahmad).
Di dalam riwayat lain, Imam Muslim meriwayatkan dengan lafadz
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ، وَاغْفِرْ لَهُم،ْ وَارْحَمْهُمْ
Ya Allah, berkahilah apa-apa yang Engkau karuniakan kepada mereka, ampunilah mereka dan sayangilah mereka” (HR. Muslim).
Atau bisa juga dengan lafadz,
اَللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِي، وَاسْقِ مَنْ سَقَانِي
“Ya Allah, berikanlah makan kepada orang yang memberi makan kepadaku, dan berikanlah minum kepada orang yang memberi minum kepadaku”
Bisa juga dengan lafadz,
أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ، وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ اْلأَبْرَارُ، وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلاَئِكَةُ
“Telah berbuka di sisi kalian orang-orang yang berpuasa, dan telah menyantap makanan kalian orang-orang yang baik, dan para Malaikat telah mendo’akan kalian.” 
Sunnah Menabuh Rebana di Pernikahan Menabuh Rebana Pernikahan
Setidaknya ada dua manfaat kebaikan dalam penabuhan rebana di dalam pernikahan ini
Publikasi (mengumumkan) pernikahan. Menghibur kedua mempelai.
Hal tersebut didasarkan pada hadits dari Muhammad bin Hathib, bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
فَصْلُ مَا بَيْنَ الْحَلاَلِ وَالْحَرَامِ الدُّفُّ وَالصَّوْتُ فِي النِّكَاحِ

“Pembeda antara perkara halal dengan yang haram pada pesta pernikahan adalah rebana dan nyanyian (yang dimainkan oleh anak-anak kecil)” 
Juga berdasarkan hadits dari ‘Aisyah Radhiyallaahu ‘anha, ia pernah mengantar mempelai wanita ke tempat mempelai pria dari kalangan Anshar. Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam berkata,
يَا عَائِشَةُ، مَا كَانَ مَعَكُمْ لَهْوٌ؟ فَإِنَّ اْلأَنْصَارَ يُعْجِبُهُمُ اللَّهْوُ
“Wahai ‘Aisyah, apakah ada hiburan yang menyertai kalian? Sebab, orang-orang Anshar suka kepada hiburan.” 
Di dalam sebuah riwayat yang lain, Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apakah kalian mengirimkan bersamanya seorang gadis (anak kecil) untuk memukul rebana dan menyanyi?” “Aisyah bertanya, “Apa yang dia nyanyikan?” Beliau Shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Dia mengucapkan:
أَتَيْنَاكُـمْ أَتَـيْنَاكُـمْ فَحَـيُّوْنَا نُحَيِّيْكُـمْ لَوْ لاَ الذَّهَبُ اْلأَحْـمَرُ مَا حَلَّتْ بِوَادِيْكُـمْ لَوْ لاَ الْحِنْطَةُ السَّمْـرَاءُ مَا سَمِنَتْ عَذَارِيْكُمْ
“Kami datang kepada kalian, kami datang kepada kalian Hormatilah kami, maka kami hormati kalian Seandainya bukan karena emas merah Niscaya kampung kalian tidaklah mempesona Seandainya bukan gandum berwarna coklat Niscaya gadis kalian tidaklah menjadi gemuk.”  
Semoga informasi seputar sunnah dan Doa Untuk Pengantin Baru Sesuai Ajaran Islam  bisa memberi manfaat dan kebaikan untuk kita semua, itulah tadi Doa Untuk Pengantin Baru sekian.
loading...

0 komentar