Restu Orang Tua yang Tak Ternilai

Restu Orang Tua
Sebuah kisah kali ini tentang Restu Orang Tuadalam hidup ini yang tak ternilai harganya.
cerita yang Insya Allah bisa mendidik kita
agar lebih baik bermuamalah terhadap orang tua

Dikisahkan ada Orang tua yang tidak lagi memiliki
pekerjaan karena usianya yang tidak produktif lagi
untuk berkerja.  Dia sudah kehilangan kekuatannya
dan juga penglihatannya. Bahkan dia tidak bisa
memegang sendok makan dengan benar, tak jarang
dia menjatuhkan banyak makanan di lantai
dari pada memasukkan makanan ke dalam mulutnya.

Anak tertuanya dan menantunya selalu mengingatkan
orang tua itu agar berhati-hati ketika makan.
sering sekali mereka berdua marah-marah kepada
orang tua itu apa lagi ketika makanan tercecer
di lantai hingga akhirnya sang anak dan menantunya
memutuskan untuk memisahkan meja makan mereka
dan orang tua itu.

Cucunya yang bernama Hasan sangat sedih melihat
apa yang dilakukan kedua orang tuanya itu.
maka terbesitlah dalam hatinya untuk memberi
kedua orang tuanya pelajaran secara bijak
yang mudah-mudahan bisa membuat mereka berdua
sadar atas kesalahan mereka itu.

Suatu hari, Saat makan bersama keluarganya
Sang Orang tua mereka secara tidak sengaja
menjatuhkan piringnya. Maka tampaklah wajah
amarah putranya dan menantunya itu. mereka
berdua pun mengomeli sang orang tua hingga
sakitlah hati orang tua yang tidak lain
adalah ayah mereka.

Pada Suatu hari, Sang anak dari orang tua
yang sudah tua itu melarang sang istri
untuk tidak meletak buah-buahan di dalam
piring plasik, dan menyuruhnya untuk
membuang semua piring pelastik milik
mereka ke tong sampah.

Saat itu juga anaknya Hasan menggambil
2 piring pelastik yang telah dibuang
ibunya di tong sampah. Melihat sang anak
mengambil piring itu lagi dia pun bingung.

Melihat kebingungan ibunya, hasan pun berkata,

" Wahai Ibu aku mengambil 2 piring pelastik ini
untuk ayah dan ibu ketika sudah tua nanti
sebagaimana ayah dan ibu memperlakukan
kakek seperti itu".

Ayah dan ibu Hasan pun merasa malu atas apa
yang mereka lakukan kepada orang tuanya.
Mereka pun mengajak kembali orang tuanya
untuk kembali makan satu meja dengan keluarnya

Sahabat..

Mari kita pelakukan orang tua kita dengan baik
sebenarnya tidak ada yang membanggakan orang tua
kita selain perlakuan kita yang baik kepada mereka
saat orang tua kita tidak bisa melakukan apa-apa lagi

Mari kita sadari bahwa doa orang tua dan restu
mereka kepada kita dalam menjalani dinamika
kehidupan sangatlah berarti dan tak ternilai
harganya.

Rasulullah SAW bersabda, Ridho Allah SWT
berada dalam Ridho orang tua, dan kemurkaan
Allah SWT berada dalam kemurkaan orang tua".

HR Tirmidzy

Begitulah Allah SWT memberikan derajat
yang tinggi kepada orang tua. kita sebagai
seorang anak hendaklah tidak pernah
membuat mereka berdua murka atas apa
yang kita lakukan dalam hidup ini.

Teruslah meminta dua kedua orang tua
dalam setiap urusan dan keputusan-keputusan
penting dalam hidup ini. Jangan pernah kecewakan
mereka apa lagi menyakiti hati mereka
dengan tindakan atau pun perkataan yang tidak
beradab.

Kang Robby
loading...

2 komentar