Syukur itu Indah

Sejenak merenung dan berfikir
ketika tebangun dari tidur
Hanya kalimat Syukur
yg terucap dari bibir

Karena Allah SWT  masih memberi
kesempatan menatap fajar..

dan merasai hembusan bayu pagi
yg menyusup celah2 jendela

tiada yang berbeda
masih seperti sediakala
lalu kita langkahkan kaki
menuju perjalanan kehidupan
dan seraya  berdoa dengan harapan
agar selamat sampai tujuan
mendapt rahmat dari tuhan

Dengan bimbingan Allah SWT
kita tidak pernah salah melangkah
Tak melihat yg dilarang,
tak menjamah yang tidak halal
Tak menjamah yg bukan hak,
dan tak mendengar yang batil

Sahabat
Setiap waktu yg dilewati
Akan dipertanggungjawabkan nanti
dan segala lika-liku kehidupan yg kita lalui
serta panca indra yang ada ini
akan berbicara apa adanya
tanpa sedikitpun berdusta

Setiap hari menangis
dan memohon ridha-Nya
tetapi setiap hari juga
melakuakn kesalahan yg sama
Hari ini berbuat dosa,
esok sibuk bersujud, meluluhkan air mata
menyusun kalimah doa,menganyam permohonan maaf
semoga Allah menghapuskannya

Jangan bertangguh lagi.
Bisa saja sedetik kemudian
Kita tak lagi sempat memohon Ampun
atas dosa yg kita lakukan
Waktu begitu cepat berlalu
sungguh, menyesal di akhirat sedikitpun tidak berarti

Bagaimana Jika hari esok tak pernah tiba
Padahal seharian berenang dilautan dosa
Dan belum sempat memohon ampunan kepada-Nya

Bagaimana jika keriangan
bersama keluarga semalam
adalah yang terakhir kalinya.
Ketika esok hari Roh itu
menangis bersedih
melihat jasad yg terbujur kaku berselimut putih
Jasad yg penuh dosa,
penuh kemunafikan
kepada tuhan yg menciptakannya

Banyak manusia yang takut kepada Tuhan
setelah melihat dosa yg dilakukan orang lain
Tetapi tidak melihat dosa2 yang dilakukan sendiri.

Hidup yang kita lalui ini terlalu singkat.
Tetapi siapa yang kuat menahan penyesalan akibat keburukan
dan dosa yang kerap kita lakukan berulang-ulang?

Wahai sekalian hamba Allah yg maha kuasa
Mari tadahkan tangan, kita sama-sama berdoa

Ya Allah, jadikan kedudukan batinku
lebih baik dari pada kedudukan lahirku

Aku berlindung dari menganggap diriku besar
tapi engkau menganggapku begitu kecil, ya Ghoffar..

YA Allah
AKU BERLINDUNG DENGAN RiDHA-MU DARI KEMURKAAN-MU
AKU BERLINDUNG DENGAN MAAF-MU DARI AZAB-MU"
loading...

0 komentar